Pilih Deposito, Reksadana, atau Kembangkan UKM

Anda yang memiliki kelebihan dana tentu ingin menyimpan dana di tempat yang aman. Biasanya, pilihan pertama yang melintas di kepala Anda adalah menyimpan dana Anda di deposito atau reksadana.

Pilihan menyimpan di deposito dan reksadana ini memiliki alasan yang masuk akal. Dana Anda aman untuk masa yang akan datang.

Meski demikian, pernahkah Anda berpikir jika dana Anda akan lebih bermanfaat jika Anda investasikan pada pemilik usaha kecil dan menengah (UKM)?

Pilihan ini perlu Anda pikirkan manfaatnya bagi Anda dan masyarakat sekitar Anda. Artikel ini berupaya memberi Anda sudut pandang lain tentang pengelolaan dana lebih yang Anda miliki.

Di bawah ini beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang deposito, reksadana dan pilihan berinvestasi di UKM.

1. Deposito rata-rata hanya memberikan bunga per tahun 7%. Bunga deposito 7% ini rata-rata diberikan oleh perbankan milik pemerintah dan swasta.

Jika Anda membandingkan dengan inflasi yang terjadi, Agustus 2015 sebesar 7,18%, Juli 2015 sebesar 7,26%, Juni 2015 sebesar 7,26%, Mei 2015 sebesar 7,15%, maka sebenarnya nilai dana Anda di deposito tidak berubah sama sekali, bahkan nilai riil dana turun 0,18% hingga 0,26% berdasarkan data Bank Indonesia tersebut. Lalu untuk apa Anda menyimpan dana di deposito jika nilai riil uang Anda justru turun setiap tahun?

Saya beri contoh lagi: Harga telor ayam tahun lalu Rp9.000 per kilogram. Sekarang, telur ayam sekilo harganya Rp12.000. Berarti telor ayam naik 3.000 rupiah selama setahun, dengan kata lain uang kita menyusut 30%. Bukankah tingkat inflasi yang dikatakan pemerintah meleset jauh dari realita ekonominya? Dana Anda yang Anda simpan di deposito bisa jadi nilai riilnya di pasar turun 30% per tahun!

2. Reksadana disebut sebagai investasi yang memiliki risiko menengah dan keuntungannya menengah pula atau medium risk, medium return. Tingkat pengembalian di reksadana sesuai dengan kondisi pasar modal. Bisa untung dan bisa rugi. Untungnya bisa 10-80% pertahun. Ruginya antara 10-40% per tahun.

Jika pasar modal sedang bagus, Anda bisa mengharapkan keuntungan. Tapi jika pasar modal sedang terguncang seperti saat ini, Anda bisa rugi 10-40% per tahun pula. Ada unsur ketidakpastian jika Anda berinvestasi di reksadana. Kalau Anda lagi apes, dana Anda bisa menyusut hingga 40% per tahun.

3. Jika Anda berinvestasi di UKM, Anda membantu para pelaku usaha kecil dan menengah untuk terus berkembang dan maju. Rata-rata UKM yang kami kelola dapat memberikan keuntungan sekitar 20% per tahun dari dana yang Anda investasikan.

Anda pun tetap merasa aman dana Anda akan terus berkembang seperti jika Anda menyimpannya di deposito. Bedanya, keuntungan yang kami berikan sebesar 20% per tahun tentu lebih besar dari bunga deposito yang hanya 7% per tahun.

Anda tidak perlu pusing memikirkan gejolak di pasar modal seperti jika Anda berinvestasi di reksadana. Walau pasar modal bergejolak, UKM terbukti lebih tangguh bertahan karena aktivitas ekonominya riil, tidak seperti para pemain pasar modal yang aktivitas ekonominya hanya di dunia maya.

Nah, tertarikkah Anda untuk berinvestasi pada UKM yang kami kelola? Silakan hubungi 081288851177 untuk keterangan lebih lanjut.