Stres atau Depresi? Coba Konsumsi Wheat Germ

Anda adalah apa yang Anda makan dan saat Anda stres atau depresi, Anda ingin junk food. Jadi apa yang membuat Anda? Saat emosi Anda membawa Anda menuju kedai junk food, Anda tidak memuaskan lapar, Anda memberi makan mood Anda.

Semakin banyak junk food yang Anda konsumsi, semakin banyak yang Anda inginkan dan lingkaran negatif pun tercipta saat semua hal yang salah mulai menjadi rutinitas.

Studi yang dirlis di Journal of Clinical Psychology: Science and Practice menemukan kaitan antara obesitas dan depresi, karena hormon dan perubahan psikologis yang terjadi dalam sistem imun saat depresi muncul.

Temuan menunjukkan, orang yang obesitas mungkin lebih rentan pada depresi dan orang yang depresi lebih mungkin mengalami obesitas. Demikian juga sebaliknya.

Jadi bagaimana Anda dapat keluar dari lingkaran negatif itu? Mulai konsumsi makanan yang tepat. Studi yang dilakukan Pennsylvania State University menemukan bahwa mengonsumsi “makanan nyaman” dengan lemak, gula, garam dan karbohidrat dapat menurunkan mood negatif setelah memakannya, hanya ada sedikit dampak positif saat memakannya.

Hentikan kebiasaan buruk itu dan mulailah mengonsumsi makanan yang memperbaiki mood pada diet Anda. Nah, mau tahu apa makanan yang dapat memperbaiki mood? Salah satunya adalah Wheat Germ.

Mengapa Wheat Germ?

Wheat Germ biasa terpisah saat proses pembuatan tepung terigu. Padahal Wheat Germ mengandung semua nutrisi penting dari biji gandum.

Dua sendok wheat germ mengandung 4 gram protein, 2 gram serat, sedikit gula dan hanya 60 kalori. Ini lebih baik dibandingkan tepung nutrisi lainnya.

Anda dapat mencampurkan wheat germ dengan semua resep, seperti oatmeal, buah atau bahkan salad. Beberapa orang bahkan menggunakan wheat germ sebagai topping es krim!

Dapatkan wheat germ dengan mengirim nama dan alamat lengkap ke 081288851177. Hanya Rp35.000 per botol.